Di antara dua bibir tebing berseberangan
Di antara puing kata-kata nan beterbangan
Ku tatap punggungmu nan menjauh
Sayup tak sampai panggilanku
Hilang menyatu dalam raungan
Yang ku salami hanyalah kenangan
Di saat ada rasa nan menggoda
Memanggilmu tuk melihat lagi ke belakang
Kiranya daku kau tinggalkan
Tuk bersama memetik buah kenangan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar