Wajah Malam Dalam Kerinduan
Dalam kesendirian di tepian malam daku menangis,
Menatap kabut tipis menepis,
Iring beriring di jalanan sepi,
Dalam hening susuri mimpi
Merajut mimpi belumlah sudah
Hayal terberai masihlah noktah
Dari hati sekerat pada talian kalbu mengikat
Tangis berderai menahan rindu nan sangat
Berhembus bayu menuju subuh
Jiwa kian merana, jua lunglai seluruh tubuh
Disaksikan bulan nan redup lalu terang, bahkan surup lalu tenggelam
Namun relaku jatuh terkubur di palung rindu nan amat dalam
Mt. Shofroni '13

Tidak ada komentar:
Posting Komentar