Demi Tuhan daku rindu kalian
Sebak di dada ingin luapkan kata
Kata demi kata daku sisir demi ingin bersyair
Berkidung insan dalam tangisan
Mengingatkan hilangnya kedamaian dalam kebersamaan
Meski undur hanya masa setadahan
Tapi rasakan sakit seolah tak berkesudahan
Diam tak tenang berjalan pun sempoyongan
Hati beku di ufuk khayalku
Diri membatu terbalut sendu
Melambai kehilangan berandai
Terisak dalam sesak
Lalu menjerit hingga terserak
Karena tercekat dalam pekat
Oleh kerinduan nan hebat
Pada kalian duhai sahabat
Banyak rasa yang tersimpan terbiarkan, tanpa mampu semua itu diungkapkan dengan kata-kata. Dengan syair yang tercipta, tertorehlah semua rasa yang ada, disemai didalamnya isi hati nan berderai-derai, tentang cinta dan kerinduan, suka dan duka hati yang terluka, terpaut hati atau bahkan patah hati, tertoreh didalamnya, dalam syair yang tercipta. Daku raut helai demi helai rasa nan berderai untuk engkau yang sehati dan serasa, sehati yang tersakiti, serasa yang terluka
Selasa, 25 Juni 2013
Rindukan Sahabat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar